Jumat, 31 Mei 2013

ShanghaiTex Exhibitor Preview: Karl Mayer Textilmaschinenfabrik

Obertshausen, Jerman - 6 Mei 2013 - perusahaan Knitting tradisional telah terwakili di ShanghaiTex dan KARL
MAYER tidak terkecuali. Perusahaan ini terkenal akan menampilkan produknya di stand E01 di aula W1. Its warp mesin rajut menyoroti termasuk baru TM 4 EL dan MJ 42/1 B, sebuah HKS dirombak 2-ES, dan RD 7/2-12 EL, yang semuanya akan ditampilkan pada
luas 744 m2. KARL MAYER juga akan menyajikan perkembangan terbaru di bidang persiapan warp. Baru TM 4 mesin menghasilkan kain polos dengan empat bar panduan. Oleh karena itu melengkapi TM 4-T, yang dirancang untuk menghasilkan kain terry. Mesin ini
juga bisa dilengkapi dengan fasilitas EL dan juga akan ditampilkan di ShanghaiTex. Fitur teknis dari kedua mesin identik, keduanya tersedia sebagai N atau versi EL, dan profil kinerja mereka adalah sama. Kecepatan hingga 1.400 min-1, tingkat tinggi pengguna-
keramahan, dan kualitas produk yang sangat baik membuat baru TM 4 ideal untuk memproduksi kain pakaian serta tekstil semi-teknis. TM 4 EL akan memproduksi kain sepatu di ShanghaiTex. Mesin ini triko memiliki lebar kerja standar dari 186 "dan tersedia dalam meteran E 28 dan E 32. TM 4-T EL akan mendemonstrasikan semua kemampuan kinerjanya dengan memproduksi kain terry sangat efisien.

Selain perkembangan terbaru dalam seri TM, pengunjung juga akan dapat melihat inovasi terbaru dalam kecepatan tinggi, dua-bar mesin triko. Dalam kasus ini, KARL MAYER telah memfokuskan pengembangan kerja pada peningkatan kecepatan. Modifikasi yang telah dilakukan untuk HKS 2-ES terutama yang berhubungan dengan gerak merajut dan bar panduan, yang telah sepenuhnya didesain ulang. Langkah-langkah ini telah meningkatkan kecepatan sebanyak 12,5% dibandingkan dengan model sebelumnya - dan juga dapat dilihat di Shanghai. HKS 2-SE dengan lebar kerja 130 "akan memproduksi kain stretch dua arah dalam ukuran dari 36 E di pameran. Yang bielastic kain ini dimaksudkan untuk digunakan dalam pakaian renang dan sektor olahraga dan juga dapat diolah menjadi lingerie.

Sorot lain di sektor lingerie bahwa pengunjung ke ShanghaiTex dapat mengharapkan untuk melihat akan menjadi MJ baru 42/1 B. Mesin baru ini didasarkan pada prinsip-prinsip konstruksi yang sama seperti seri ML, menawarkan berbagai produk serupa sebagai seri JL dan dapat diperoleh dengan rasio harga-kinerja yang optimal. MJ 42/1 B juga lebih cepat dari versi ML. Mesin ini raschel baru akan menunjukkan kecepatan tinggi ketika memproduksi band renda peregangan memiliki lebar 14,5 cm. MJ 42/1 mesin B di acara memiliki ukuran dari 24 E dan
lebar kerja 134 ".

KARL MAYER juga akan menampilkan sebuah double-bar mesin raschel inovatif di pameran - RD 7/2-12 EL. Mesin ini berhasil akan menghasilkan kain sepatu di ShanghaiTex - sehingga menunjukkan potensi penuh.

Warp Unit Usaha Persiapan KARL MAYER ini akan menampilkan mesin warping elastis baru, tipe DSE 21/21 EC. Mesin baru ini melengkapi berbagai produsen mesin warping langsung dan merupakan harga: versi kinerja dioptimalkan dari DSE-HH.
Dibandingkan dengan versi top-of-the-range, yang DSE 21/21 EC menghasilkan balok yang memiliki diameter maksimum berkurang. Hal ini dirancang untuk memenuhi dasar, persyaratan standar dan memiliki profil kinerja yang mengesankan. Selain mesin ini, fitur kinerja berbagai benang tensioners akan dipamerkan pada creel demonstrasi pada berdiri KARL MAYER, bersama-sama dengan ukuran kotak SMS.

Semua dalam semua, berbagai perkembangan baru akan dipamerkan, yang akan memungkinkan ini terkenal perusahaan bangunan mesin untuk mempertahankan reputasinya sebagai trendsetter inovatif di bidang teknologi rajut lusi dan mesin persiapan warp. Berkat mesin di acara, produk tekstil benar-benar baru, dan dukungan ahli dan saran dari tim pameran yang berpengalaman, berdiri KARL MAYER yang di ShanghaiTex 2013 layak dikunjungi.

Sumber: textileworld.com

Rabu, 22 Mei 2013

PLC (Programmable Logic Controllers)


Programmable Logic Controllers (PLC) adalah komputer elektronik yang mudah digunakan (user friendly) yang memiliki fungsi kendali untuk berbagai tipe dan tingkat kesulitan yang beraneka ragam .
Definisi Programmable Logic Controller menurut Capiel (1982) adalah :
sistem elektronik yang beroperasi secara dijital dan didisain untuk pemakaian di lingkungan industri, dimana sistem ini menggunakan memori yang dapat diprogram untuk penyimpanan secara internal instruksi-instruksi yang mengimplementasikan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, urutan, perwaktuan, pencacahan dan operasi aritmatik untuk mengontrol mesin atau proses melalui modul-modul I/O dijital maupun analog .
Berdasarkan namanya konsep PLC adalah sebagai berikut :
1. Programmable
menunjukkan kemampuan dalam hal memori untuk menyimpan program yang telah dibuat yang dengan mudah diubah-ubah fungsi atau kegunaannya.
2. Logic
menunjukkan kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU), yakni melakukan operasi membandingkan, menjumlahkan, mengalikan, membagi, mengurangi, negasi, AND, OR, dan lain sebagainya.
3. Controller
menunjukkan kemampuan dalam mengontrol dan mengatur proses sehingga menghasilkan output yang diinginkan.
PLC ini dirancang untuk menggantikan suatu rangkaian relay sequensial dalam suatu sistem kontrol. Selain dapat diprogram, alat ini juga dapat dikendalikan, dan dioperasikan oleh orang yang tidak memiliki pengetahuan di bidang pengoperasian komputer secara khusus. PLC ini memiliki bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan dapat dioperasikan bila program yang telah dibuat dengan menggunakan software yang sesuai dengan jenis PLC yang digunakan sudah dimasukkan.
Alat ini bekerja berdasarkan input-input yang ada dan tergantung dari keadaan pada suatu waktu tertentu yang kemudian akan meng-ON atau meng-OFF kan output-output. 1 menunjukkan bahwa keadaan yang diharapkan terpenuhi sedangkan 0 berarti keadaan yang diharapkan tidak terpenuhi. PLC juga dapat diterapkan untuk pengendalian sistem yang memiliki output banyak.
Fungsi dan kegunaan PLC sangat luas. Dalam prakteknya PLC dapat dibagi secara umum dan secara khusus.
Secara umum fungsi PLC adalah sebagai berikut:
1. Sekuensial Control
PLC memproses input sinyal biner menjadi output yang digunakan untuk keperluan pemrosesan teknik secara berurutan (sekuensial), disini PLC menjaga agar semua step atau langkah dalam proses sekuensial berlangsung dalam urutan yang tepat.
2. Monitoring Plant
PLC secara terus menerus memonitor status suatu sistem (misalnya temperatur, tekanan, tingkat ketinggian) dan mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses yang dikontrol (misalnya nilai sudah melebihi batas) atau menampilkan pesan tersebut pada operator.
Sedangkan fungsi PLC secara khusus adalah dapat memberikan input ke CNC (Computerized Numerical Control). Beberapa PLC dapat memberikan input ke CNC untuk kepentingan pemrosesan lebih lanjut. CNC bila dibandingkan dengan PLC mempunyai ketelitian yang lebih tinggi dan lebih mahal harganya. CNC biasanya dipakai untuk proses finishing, membentuk benda kerja, moulding dan sebagainya.
Prinsip kerja sebuah PLC adalah menerima sinyal masukan proses yang dikendalikan lalu melakukan serangkaian instruksi logika terhadap sinyal masukan tersebut sesuai dengan program yang tersimpan dalam memori lalu menghasilkan sinyal keluaran untuk mengendalikan aktuator atau peralatan lainnya.
Bahasa pemograman PLC
Terdapat lima tipe bahasa pemrograman yang bisa dipakai untuk memprogram PLC, meski tidak semuanya di-support oleh suatu PLC, yaitu antara lain :
1. Bahasa pemrograman Ladder Diagram (LD)
2. Bahasa pemrograman Instruction List (IL)/Statement List (SL)
3. Bahasa pemrograman Sequential Function Chart (SFC)/Grafcet
4. Bahasa pemrograman Function Block Diagram (FBD)
5. Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high-level), contohnya Visual Basic
Penulis akan membahas bahasa pemrograman PLC yang paling populer digunakan dan paling mudah dipahami, yaitu Ladder Diagram, dengan menggunakan contoh rangkaian Interlock. Ladder Diagram mudah dipahami karena menggunakan pendekatan grafis, yaitu menggunakan simbol-simbol komponen elektromagnetik-mekanik relay (coil dan contact), blok-blok fungsi (function block), seperti timer, counter, trigger, kondisional, serta blok fungsi yang didefinisikan sendiri oleh programmer. Selain itu, karena Ladder Diagram menggunakan pendekatan grafis, maka programmer menjadi lebih mudah untuk melakukan troubleshooting pada program yang akan dijalankan pada PLC.
Pemanfaatan Programmable Logic Controller (PLC) dalam Dunia Industri
Perkembangan industri dewasa ini, khususnya dunia industri di negara kita, berjalan amat pesat seiring dengan meluasnya jenis produk-produk industri, mulai dari apa yang digolongkan sebagai industri hulu sampai dengan industri hilir. Kompleksitas pengolahan bahan mentah menjadi bahan baku, yang berproses baik secara fisika maupun secara kimia, telah memacu manusia untuk selalu meningkatkan dan memperbaiki unjuk kerja sistem yang mendukung proses tersebut, agar semakin produktif dan efisien. Salah satu yang menjadi perhatian utama dalam hal ini ialah penggunaan sistem pengendalian proses industri (sistem kontrol industri).
Dalam era industri modern, sistem kontrol proses industri biasanya merujuk pada otomatisasi sistem kontrol yang digunakan. Sistem kontrol industri dimana peranan manusia masih amat dominan (misalnya dalam merespon besaran-besaran proses yang diukur oleh sistem kontrol tersebut dengan serangkaian langkah berupa pengaturan panel dan saklar-saklar yang relevan) telah banyak digeser dan digantikan oleh sistem kontrol otomatis.
Sebabnya jelas mengacu pada faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas industri itu sendiri, misalnya faktor human error dan tingkat keunggulan yang ditawarkan sistem kontrol tersebut. Salah satu sistem kontrol yang amat luas pemakaiannya ialah Programmable Logic Controller (PLC). Penerapannya meliputi berbagai jenis industri mulai dari industri rokok, otomotif, petrokimia, kertas, bahkan sampai pada industri tambang, misalnya pada pengendalian turbin gas dan unit industri lanjutan hasil pertambangan. Kemudahan transisi dari sistem kontrol sebelumnya (misalnya dari sistem kontrol berbasis relay mekanis) dan kemudahan trouble-shooting dalam konfigurasi sistem merupakan dua faktor utama yang mendorong populernya PLC ini.
Artikel ini mecoba memberikan gambaran ringkas tentang PLC ini dari sudut pandang piranti penyusunnya. Apakah Sebenarnya PLC itu? NEMA (The National electrical Manufacturers Association) mendefinisikan PLC sebagai piranti elektronika digital yang menggunakan memori yang bisa diprogram sebagai penyimpan internal dari sekumpulan instruksi dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi tertentu, seperti logika, sekuensial, pewaktuan, perhitungan, dan aritmetika, untuk mengendalikan berbagai jenis mesin ataupun proses melalui modul I/O digital dan atau analog.
PLC merupakan sistem yang dapat memanipulasi, mengeksekusi, dan atau memonitor keadaan proses pada laju yang amat cepat, dengan dasar data yang bisa diprogram dalam sistem berbasis mikroprosesor integral. PLC menerima masukan dan menghasilkan keluaran sinyal-sinyal listrik untuk mengendalikan suatu sistem. Dengan demikian besaran-besaran fisika dan kimia yang dikendalikan, sebelum diolah oleh PLC, akan diubah menjadi sinyal listrik baik analog maupun digital,yang merupakan data dasarnya.. Karakter proses yang dikendalikan oleh PLC sendiri merupakan proses yang sifatnya bertahap, yakni proses itu berjalan urut untuk mencapai kondisi akhir yang diharapkan. Dengan kata lain proses itu terdiri beberapa subproses, dimana subproses tertentu akan berjalan sesudah subproses sebelumnya terjadi. Istilah umum yang digunakan untuk proses yang berwatak demikian ialah proses sekuensial (sequential process). Sebagai perbandingan, sistem kontrol yang populer selain PLC, misalnya Distributed Control System (DCS), mampu menangani proses-proses yang bersifat sekuensial dan juga kontinyu (continuous process) serta mencakup loop kendali yang relatif banyak.
Piranti Penyususnan PLC
PLC yang diproduksi oleh berbagai perusahaan sistem kontrol terkemuka saat ini biasanya mempunyai ciri-ciri sendiri yang menawarkan keunggulan sistemnya, baik dari segi aplikasi (perangkat tambahan) maupun modul utama sistemnya. Meskipun demikian pada umumnya setiap PLC (sebagaimana komputer pribadi Anda yang cenderung mengalami standarisasi dan kompatibel satu sama lain) mengandung empat bagian (piranti) berikut ini:

1. Modul Catu daya.
2. Modul CPU.
3. Modul Perangkat Lunak.
4. Modul I/O.
Modul Catu Daya (Power Supply: PS)
PS memberikan tegangan DC ke berbagai modul PLC lainnya selain modul tambahan dengan kemampuan arus total sekitar 20A sampai 50A, yang sama dengan battery lithium integral (yang digunakan sebagai memory backup). Seandainya PS ini gagal atau tegangan bolak balik masukannya turun dari nilai spesifiknya, isi memori akan tetap terjaga. PLC buatan Triconex, USA, yakni Trisen TS3000 bahkan mempunyai double power supply yang berarti apabila satu PS-nya gagal, PS kedua otomatis akan mengambil alih fungsi catu daya sistem.

Modul CPU
Modul CPU yang disebut juga modul kontroler atau prosesor terdiri dari dua bagian:
Prosesor berfungsi:
mengoperasikan dan mengkomunikasikan modul-modul PLC melalui bus-bus serial atau paralel yang ada.
Mengeksekusi program kontrol.
Memori, yang berfungsi:
Menyimpan informasi digital yang bisa diubah dan berbentuk tabel data, register citra, atau RLL (Relay Ladder Logic), yang merupakan program pengendali proses.
Pada PLC tertentu kadang kita jumpai pula beberapa prosesor sekaligus dalam satu modul, yang ditujukan untuk mendukung keandalan sistem. Beberapa prosesor tersebut bekerja sama dengan suatu prosedur tertentu untuk meningkatkan kinerja pengendalian. Contoh PLC jenis ini ialah Trisen TS3000 mempunyai tiga buah prosesor dengan sistem yang disebut Tripple Redundancy Modular.
Kapasitas memori pada PLC juga bervariasi. Trisen TS3000, misalnya, mempunyai memori 384 Kbyte (SRAM) untuk program pengguna dan 256 Kbyte (EPROM) untuk sistem operasinya. Simatic S5 buatan Siemens mempunyai memori EPROM 16Kbyte dan RAM 8 Kbyte. PLC FA-3S Series mempunyai memori total sekitar 16 Kbyte. Kapasitas memori ini tergantung penggunaannya dan seberapa jauh Anda sebagai mengoptimalisasikan ruang memori PLC yang Anda miliki, yang berarti pula tergantung seberapa banyak lokasi yang diperlukan program kontrol untuk mengendalikan plant tertentu. Program kontrol untuk pengaliran bahan bakar dalam turbin gas tentu membutuhkan lokasi memori yang lebih banyak dibandingkan dengan program kontrol untuk menggerakkan putaran mekanik robot pemasang bodi mobil pada industri otomotif. Suatu modul memori tambahan bisa juga diberikan ke sistem utama apabila kebutuhan memori memang meningkat.
Modul Program Perangkat Lunak PLC mengenal berbagai macam perangkat lunak, termasuk State Language, SFC, dan bahkan C. Yang paling populer digunakan ialah RLL (Relay Ladder Logic). Semua bahasa pemrograman tersebut dibuat berdasarkan proses sekuensial yang terjadi dalam plant (sistem yang dikendalikan). Semua instruksi dalam program akan dieksekusi oleh modul CPU, dan penulisan program itu bisa dilakukan pada keadan on line maupun off line. Jadi PLC dapat bisa ditulisi program kontrol pada saat ia mengendalikan proses tanpa mengganggu pengendalian yang sedang dilakukan. Eksekusi perangkat lunak tidak akan mempengaruhi operasi I/O yang tengah berlangsung.
Modul I/O
Modul I/O merupakan modul masukan dan modul keluaran yang bertugas mengatur hubungan PLC dengan piranti eksternal atau periferal yang bisa berupa suatu komputer host, saklar-saklar, unit penggerak motor, dan berbagai macam sumber sinyal yang terdapat dalam plant.
Modul masukan
Modul masukan berfungsi untuk menerima sinyal dari unit pengindera periferal, dan memberikan pengaturan sinyal, terminasi, isolasi, maupun indikator keadaan sinyal masukan. Sinyal-sinyal dari piranti periferal akan di-scan dan keadaannya akan dikomunikasikan melalui modul antarmuka dalam PLC.
Beberapa jenis modul masukan di antaranya:
Tegangan masukan DC (110, 220, 14, 24, 48, 15-30V) atau arus C(4-20mA).
Tegangan AC ((110, 240, 24, 48V) atau arus AC (4-20mA).
Masukan TTL (3-15V).
Masukan analog (12 bit).
Masukan word (16-bit/paralel).
Masukan termokopel.
Detektor suhu resistansi (RTD).
Relay arus tinggi.
Relay arus rendah.
Masukan latching (24VDC/110VAC).
Masukan terisolasi (24VDC/85-132VAC).
Masukan cerdas (mengandung mikroprosesor).
Masukan pemosisian (positioning).
Masukan PID (proporsional, turunan, dan integral).
Pulsa kecepatan tinggi.
Dll.
Modul keluaran
Modul keluaran mengaktivasi berbagai macam piranti seperti aktuator hidrolik, pneumatik, solenoid, starter motor, dan tampilan status titik-titik periferal yang terhubung dalam sistem. Fungsi modul keluaran lainnya mencakup conditioning, terminasi dan juga pengisolasian sinyal-sinyal yang ada. Proses aktivasi itu tentu saja dilakukan dengan pengiriman sinyal-sinyal diskret dan analog yang relevan, berdasarkan watak PLC sendiri yang merupakan piranti digital. Beberapa modul keluaran yang lazim saat ini di antaranya:
Tegangan DC (24, 48, 110V) atau arus DC (4-20mA)
Tegangan AC (110, 240V) atau arus AC (4-20mA).
Keluaran analog (12-bit).
Keluaran word (16-bit/paralel)
Keluaran cerdas.
Keluaran ASCII.
Port komunikasi ganda.
Dengan berbagai modul di atas PLC bekerja mengendalikan berbagai plant yang kita miliki. Mengingat sinyal-sinyal yang ditanganinya bervariasi dan merupakan informasi yang memerlukan pemrosesan saat itu juga, maka sistem yang kita miliki tentu memiliki perangkat pendukung yang mampu mengolah secara real time dan bersifat multi tasking,. Anda bayangkan bahwa pada suatu unit pembangkit tenaga listrik misalnya, PLC Anda harus bekerja 24 jam untuk mengukur suhu buang dan kecepatan turbin, dan kemudian mengatur bukaan katup yang menentukan aliran bahan bakar berdasarkan informasi suhu buang dan kecepatan di atas., agar didapatkan putaran generator yang diinginkan! Pada saat yang sama sistem pelumasan turbin dan sistem alarm harus bekerja baik baik di bawah pengendalian PLC! Suatu piranti sistem operasi dan komunikasi data yang andal tentu harus kita gunakan. Teknologi cabling, pemanfaatan serat optik, sistem operasi berbasis real time dan multi tasking semacam Unix, dan fasilitas ekspansi yang memadai untuk jaringan komputer maerupakan hal yang lazim dalam instalasi PLC saat ini.


Sumber: http://telkomit.blogspot.com/2010/05/pengertian-plc.html

Minggu, 12 Mei 2013

Mengenal Instalasi Rumah




Anda pasti sudah mengenal peralatan listrik yang terpasang dirumah anda seperti sakelar, stop kontak, steker, sekering dan lainnya. Dan untuk anda yang awam dengan dunia listrik, artikel kali ini akan mengajak anda untuk mengenal fungsi dan jenis peralatan listrik tersebut secara umum.
Pengenalan peralatan listrik instalasi listrik rumah tinggal ini akan dimulai dengan Bargainser.
BARGAINSER
Bargainser merupakan alat yang berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal, sekaligus juga berfungsi sebagai pengukur jumlah daya listrik yang digunakan rumah tinggal tersebut (dalam satuan kWh). Ada berbagai batasan daya yang dikeluarkan oleh PLN untuk konsumsi rumah tinggal, yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.
pada bargainser terdapat tiga bagian utama, yaitu:
- MCB atau Miniature Circuit Breaker, berfungsi untuk memutuskan aliran daya listrik secara otomatis jika daya yang dihantarkan melebihi nilai batasannya. MCB ini bersifat on/off dan dapat juga berfungsi sebagai sakelar utama dalam rumah. Jika MCB bargainser ini dalam kondisi off, maka seluruh aliran listrik dalam rumah pun terhenti. Sakelar ini biasanya dimatikan pada saat akan dilakukan perbaikan instalasi listrik dirumah.

- Meter listrik atau kWh meter, alat ini berfungsi untuk mengukur besaran daya yang digunakan oleh rumah tinggal tersebut dalam satuan kWh (kilowatt hour). Pada bargainser, meter listrik berwujud deretan angka secara analog ataupun digital yang akan berubah sesuai penggunaan daya listrik.
- Spin Control, merupakan alat kontrol penggunaan daya dalam rumah tinggal dan akan selalu berputar selama ada daya listrik yang digunakan. Perputaran spin control ini akan semakain cepat jika daya listrik yang digunakan semakin besar, dan akan melambat jika daya listrik yang digunakan berkurang/sedikit.
Pada kanal output Bargainser biasanya terdapat 3 kabel, yaitu kabel fasa, kabel netral dan kabel ground yang dihubungkan ketanah. Listrik dari PLN harus dihubungkan dengan bargainser terlebih dahulu sebelum masuk ke instalasi listrik rumah tinggal.
PENGAMAN LISTRIK
Instalasi listrik rumah tinggal pun membutuhkan pengaman yang berfungsi untuk memutuskan rangkaian listrik apabila terjadi gangguan pada instalasi listrik rumah tinggal tersebut, seperti gangguan hubung singkat atau short circuit atau korsleting.
Terdapat dua jenis pengaman listrik pada instalasi listrik rumah tinggal, yaitu:
- Pengaman lebur biasa atau biasa disebut sekering, alat pengaman ini bekerja memutuskan rangkaian listrik dengan cara meleburkan kawat yang ditempatkan pada suatu tabung apabila kawat tersebut dialairi arus listrik dengan ukuran tertentu.
- Pengaman listrik thermis, biasa disebut MCB dan merupakan alat pengaman yang akan memutuskan rangkaian listrik berdasarkan panas .


SAKELAR
Sakelar atau switch merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu pemghantar.
Berdasarkan besarnya tegangan, sakelar dapat dibedakan menjadi:
- sakelar bertegangan rendah.
- Sakelar tegangan menengah.
- Sakelar tegangan tinggi serta sangat tinggi.
Sedangkan berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi :
- Sakelar in-bow, sakelar yang ditanam didalam tembok.
- Sakelar out-bow, sakelar yang dipasang pada permukaan tembok.
Jenis sakelar berikutnya dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu:
- Sakelar on-off, merupakan sakelar yang bekerja menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on. Untuk memutuskan hubungan arus listrik, tombol sakelar harus ditekan pada posisi off. Sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk sakelar lampu.
- Sakelar push-on, merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya. Biasanya sakelar jenis ini digunakan untuk sakelar bel rumah.

Berdasarkan jenis per-unitnya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
- Sakelar tunggal, merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang digunakan.
- Sakelar majemuk, merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan. Jumlah kanal output tergantung dari jumlah tombol pada sakelar tersebut.

STOP KONTAK
Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.
Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
- Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.
- Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.


Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
- Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
- Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

STEKER
Steker atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.

Berdasarkan fungsi dan bentuknya, steker juga memliki dua jenis, yaitu:
- Steker kecil, merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah, misalnya lampu atau radio kecil, dengan sumber listrik atau stop kontak.
- Steker besar, merupakan steker yang digunakan untuk alat-alat listrik yang berdaya besar, misalnya lemari es, microwave, mesin cuci dan lainnya, dengan sumber listrik atau stop kontak. Steker jenis ini dilengkapi dengan lempeng logam untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang PLUG dan SOCKET ini, silahkan membaca artikelnya di sini.
KABEL
Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.
Untuk instalasi listrik rumah tinggal, kabel yang digunakan biasanya berjenis sebagai berikut:
- NYA, kabel jenis ini merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan/berisi satu kawat. Jenisnya adalah kabel udara atau tidak ditanam dalam tanah. Kabel listrik ini biasanya berwarna merah, hitam, kuning atau biru. Isolasi kawat penghantarnya hanya satu lapis, sehingga tidak cukup kuat terhadap gesekan, gencetan/tekanan atau gigitan binatang seperti tikus. Karena kelemahan pada isolasinya tersebut maka dalam pemasangannya diperlukan pelapis luar dengan menggunakan pipa conduit dari PVC atau besi.
- NYM, merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan kawat lebih dari satu, ada yang 2, 3 atau 4. Jenis kabel udara dengan warna isolasi luar biasanya putih dan warna isolasi bagian dalam beragam, karena isolasi yang rangkap inilah maka kabel listrik NYM ini relative lebih kuat terhadap gesekan atau gencetan/tekanan.
- NYY, kabel listrik jenis ini merupakan kabel berisolasi PVC, berintikan 2, 3 atau 4 dengan warna isolasi luarnya hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan terhadap air dan gencetan atau tekanan.
- NYMHYO, kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna. Kabel jenis ini biasa digunakan pada loudspeaker, sound sistem, lampu-lampu berdaya kecil sampai sedang.
Demikian sekilas pengenalan peralatan-perlatan listrik untuk instalasi listrik rumah tinggal, keterangan fungsi, bentuk/konstruksi dan cara kerja dari masing-masing alat merupakan penjelasan secara umum.

Selasa, 07 Mei 2013

Pengaman Listrik MCB (Miniature Circuit Breaker)


MCB bekerja dengan cara pemutusan hubungan yang disebabkan oleh aliran listrik lebih dengan menggunakan electromagnet/bimetal. cara kerja dari MCB ini adalah memanfaatkan pemuaian dari bimetal yang panas akibat arus yang mengalir untuk memutuskan arus listrik. Kapasitas MCB menggunakan satuan Ampere (A), Kapasitas MCB mulai dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A dll.  MCB yang digunakan harus memiliki logo SNI pada MCB tersebut

Cara mengetahui daya maximum dari MCB adalah dengan mengalikan kapasitas dari MCB tersebut dengan 220v ( tegangan umum di Indonesia ).
contoh
Untuk MCB 6A mempunyai kapasitas menahan daya listrik sebesar :
6A x 220v = 1.200 Watt

Beberapa kegunaan MCB :
Membatasi Penggunaan Listrik
Mematikan listrik apabila terjadi hubungan singkat ( Korslet )
Mengamankan Instalasi Listrik
Membagi rumah menjadi beberapa bagian listrik, sehingga lebih mudah untuk mendeteksi kerusakan instalasi listrik

Cara menentukan penyebab MCB turun
cara menyentuh bagian putih dari MCB, apakah panas atau tidak.
Apabila tidak panas, kemungkinan ada bagian instalasi yang korslet, biasanya bila instalasi yang korslet tersebut telah di perbaiki, MCB langsung dapat dinyalakan. Jika sesudah beberapa menit MCB tersebut tetap tidak bisa dinyalakan kembali, artinya MCB tersebut sudah rusak
Apabila panas, Itu menandakan MCB mengalami kelebihan beban dalam waktu yang cukup lama, tunggu beberapa menit baru menyalakan MCB tersebut, biasanya apabila langsung di nyalakan, MCB akan langsung turun kembali, hal ini disebabkan oleh BiMetal yang memuai dan membutuhkan waktu untuk kembali ke bentuk semula. Bila sesudah beberapa menit, MCB tersebut tetap tidak bisa dinyalakan, artinya MCB tersebut sudah rusak.
MCB (MINIATURE CIRCUIT BREAKER) memiliki rating arus kurang dari 100A sedangkan MCCB (MOULDED CASE CIRCUIT BREAKER) dengan rating arus 10A sampai 2000A.
MCB memiliki kapasitas memutus sampai 18kA, sedangkan MCCB memiliki kapasitas memutus dari 10kA sampai dengan 200kA.


Minggu, 28 April 2013

Membongkar Brangkas


ada sebuah brankas bekas peninggalan nenek yang sudah sangat tua ditemukan digudang bawah rumah. Pada brankas itu terdapat 5 digit kombinasi beserta ukiran kode petunjuk membuka brankas tersebut :
1. Angka ke lima di tambah angka ke tiga sama dengan empat belas
2. Angka ke empat lebih besar satu angka dari angka ke dua
3. Angka pertama lebih kecil satu angka dari dua kali angka ke dua
4. Angka ke dua di tambah angka ke tiga sama dengan sepuluh
5. Jumlah keseluruhan angka tersebut sama dengan tiga puluh
Adakah yang bisa membantu steven mendapatkan kombinasi kelima angka tersebut?
Jawab:
misal kombinasi angka tsb adlh
abcde, maka diketahui
c + e = 14
d = b + 1
a = 2b - 1
b + c = 10
a + b + c + d + e = 30
masukkan nilai a, c+e, dan d, mjadi:
2b - 1 + b + 14 + b + 1 = 30
<=> 4b = 16
<=> b = 4

jika b=4, maka:
d = 4 + 1 = 5
a = 2x4 - 1 = 7
c = 10 - 4 = 6
e = 14 - 6 = 8

maka kode yg dmaksud adlh
74658

Kamis, 25 April 2013

Australia di Garis Terdepan Bidang Teknologi Nano


Para ilmuwan Australia telah mampu membuat bahan baru yang bisa digunakan di dunia elektronika guna membuatgadget yang lebih tipis, ringan, dan cepat.

Ilmuwan lain menggunakan teknologi nano guna mendeteksi kanker, memasukkan obat ke pembuluh darah, mengeksplorasi gas dan minyak yang lebih ramah lingkungan, memperkuat keamanan, dan membuat air lebih jernih.

Menurut laporan kantor berita AAP, Minggu (6/1/2013), para peneliti Australia berusaha keras untuk tetap menjadi yang terbaik di dunia produk teknologi nano yang pasar ekonominya diperkirakan akan berjumlah 3 triliun dollar AS pada tahun 2020.

Sekarang teknologi nano menjadi prioritas pengembangan di banyak negara, termasuk China. Bidang yang bisa diterapkan untuk teknologi ini sangat beragam dan sangat menjanjikan. Salah satunya adalah emas.

Wakil Rektor RMIT University di Melbourne Prof Shuresh Bhargava mengatakan, emas sudah selama berabad-abad dikenal sebagai perhiasan berharga dan metal yang tahan terhadap karat dan oksidasi.
"Namun, emas ini dalam bentuk nano yang akan merupakan benda lebih berharga lagi," kata Prof Bhargava.

Menurut Bhargava yang ahli biologi molekul tersebut, banyak orang belum paham mengenai ukuran nano. "Sebagai perbandingan, sehelai rambut manusia itu masih 80.000 kali lebih besar dibandingkan dengan satu partikel nano," katanya.

Salah satu proyek Bhargava menggunakan butiran emas, yang direkayasa secara nano di dalam alat sensor untuk menarik salah satu substansi paling beracun di udara, yaitu merkuri.

"Merkuri adalah elemen paling beracun. Setiap tahun 60.000 bayi di Amerika Serikat lahir dengan penyakit karena merkuri." katanya.

Sensor ini sudah hampir siap dipasarkan, dan para ilmuwan Australia juga berusaha menghilangkan elemen merkuri ini dari udara. "Tidak lama ini mungkin bisa dicapai," kata Bhargava kepada AAP.
Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, para peneliti Australia juga membuat banyak kemajuan di bidang elektronika.

Dalam artikel di jurnal Advanced Materials, Jumat (4/1/2013), mereka mengatakan telah berhasil membuat material dua dimensi dari lapisan kristal—dikenal dengan nama molybdenum oxides—yang akan memungkinkan elektron bergerak dalam kecepatan sangat tinggi.

Salah satu anggota tim peneliti, Serge Zhuiykov, mengatakan, penemuan baru ini akan memungkinkan pengiriman data lebih cepat dan gadget memiliki fungsi lebih banyak.
"Sampai sekarang kita belum bisa membayangkan kemungkinan yang bisa kita gunakan. Namun, ini bisa digunakan untuk membuat HP yang lebih tipis, alat elektronik yang lebih fleksibel, atau laptop yang lebih ringan." kata Zhuiykov.
Bhargava mengatakan, teknologi nano juga dikembangkan di beraneka dunia industri, termasuk eksplorasi gas dan minyak, di mana alat sensor sangat diperlukan.

"Teknologi ini bisa lebih murah dan lebih bersahabat dengan lingkungan, bisa menjadi model eksplorasi abad ke-21," kata Bhargava.

Masalah yang dihadapi dalam pengembangan teknologi nano di Australia adalah dukungan bagi penelitian multidisiplin. Vipul Bansal dari jurusan Sains Terapan RMIT sedang mengembangkan biosensor nano untuk malaria dan penyakit lain.

Dia juga menggunakan partikel nano untuk mempercepat pengiriman obat ke dalam pembuluh darah dan penelitian kanker untuk mendeteksi kanker lebih dini.

"Tantangan terbesar adalah terbatasnya peluang bagi ilmuwan biologi dan ilmuwan material untuk bekerja bersama-sama," kata Binsal.

Menurut Binsal, mereka yang bekerja di bidang kedokteran dan bidang teknologi tidak bisa dibiayai oleh dua badan dana penelitian utama di Australia, yaitu Dewan Riset Australia serta Dewan Penelitian Kesehatan dan Kedokteran.

"Uang dari pemerintah federal digunakan, tetapi mereka tidak bekerja bersama-sama." kata Binsal.
Pejabat Menteri Industri dan Inovasi Chris Evans mengatakan, pemerintah sadar akan masalah tersebut dan sedang mencari solusinya.

sumber:http://internasional.kompas.com/read/2013/01/06/17002465/Australia.di.Garis.Terdepan.Bidang.Teknologi.Nano.

Selasa, 23 April 2013

Perkembangan Tablet


Perkembangan Teknologi di Tangan Tablet PC



Tahun 2012 adalah tahun yang bisa disebut sebagai salah satu era tersukses di dunia tablet PC. Hampir secara terus-menerus kita telah melihat berbagai perkembangan, baik di sisi teknologi software dan juga hardware, serta peningkatan angka permintaan pasar atas gadget yang satu ini. Kita juga tentu telah mendengar beberapa diskusi maupun perdebatan yang berkisar di pengkategorian tablet, apakah gadget ini masuk di kelas personal computer (PC) atau bukan.

Peredaran tablet PC memang sudah tidak dapat dibendung lagi, apalagi dihentikan. Hampir setiap orang telah memiliki alat yang disebut-sebut telah menggantikan posisi notebook ataupun netbook. Peredaran yang luar biasa tersebut tentunya dipicu oleh inovasi yang dibuat oleh Apple saat mereka merilis iPad ke pasaran. Dan kini, teknologi tersebut tak henti-hentinya berkembang dan dipercaya telah menjadi salah satu dasar utama dalam evolusi PC ke depannya.

Inovasi dan Evolusi

Dalam beberapa bulan terakhir, tentulah kita telah menjadi saksi salah satu langkah berani dari Samsung dan Microsoft saat mereka memutuskan untuk bergabung di dalam peta persaingan. Hal tersebut tentu menjadi salah satu penanda bahwa tablet akan menjadi salah satu benda yang akan menjadi salah satu benda terpenting di dunia teknologi.

Kepastian Microsoft untuk merilis Surface dan rencana Samsung untuk melempar Galaxy Note 10.1 ke pasaran seolah menjadi simbol bahwa mereka berdua siap untuk bersaing dengan satu nama legendaris. Microsoft dan Samsung juga seakan mengirimkan pesan kepada Apple bahwa tablet PC bukan sekedar gadget yang hanya bisa digunakan sebagai sebuah alat penyedia hiburan. Microsoft dan Samsung telah berhasil melengkapi dan menyempurnakan teknologi tablet PC hingga saat ini.



Inovasi-inovasi tersebut mempunyai kesan yang cukup penting, karena berbagai perubahan yang terkait dengan berbagai aspek cukup memiliki pengaruh dengan perkembangan industri-industri lainnya. Sebut saja perkembangan software yang turut membuat para pengembang aplikasi menjadi lebih hidup dan kemajuan hardware yang juga semakin mendorong persaingan beberapa perusahaan penyedia prosesor menjadi kian ketat. Tentulah hal tersebut semakin membuat pasar semakin memiliki banyak pilihan dalam menentukan gadget yang tepat untuk dirinya sendiri.

Namun patut diakui, bahwa perkembangan pasar tablet PC yang sedemikian pesat membuat beberapa perusahaan harus terus saling menjaga jarak sedekat mungkin dengan pesaingnya. Dengan demikian, tak heran bila kita menyaksikan berbagai isu yang memberitakan tentang eksperimen-ekperimen yang dilakukan oleh berbagai perusahaan besar. Sejauh ini, Oktomagazine melihat bahwa Samsung adalah salah satu perusahaan yang berhasil bereksperimen dan menghasilkan produk hebat lewat Galaxy Note 10.1.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Oktomagazine telah membeberkan fakta mengenai kemampuan Samsung dalam mengoptimalkan kinerja dari stylus pen yang menyertai Galaxy Note 10.1. Dengan didukung oleh aplikasi inovatif, Samsung berhasil memperbarui definisi dari sebuah tablet PC. Hanya waktu yang bisa membuktikan apakah Samsung mampu meraih sukses dengan inovasinya tersebut. Namun bila pada Note 10.1 justru meraih kegagalan di pasar, ide mengenai pengoptimalan stylus pen bisa menjadi sebuah inovasi yang revolusioner di dunia tablet PC.

Nasib PC Tradisional

Kita tengah hidup di sebuah era dimana perkembangan teknologi tengah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Harus diakui bahwa teknologi adalah salah satu faktor pembentuk dari masa depan kita. Peralatan yang tengah kita gunakan akan semakin mengalami perubahan di berbagai hal. Mereka akan semakin mempermudah kita dalam berkomunikasi dan akan menjadi “teman” terbaik kita.